Rabu, 08 Februari 2012
cara menghadapi teman yg egois
Buat remaja
seperti kamu, hubungan dengan teman pasti menjadi hal yang penting
banget. Teman sejati bisa bikin hari-harimu ceria. Sedangkan temn yang
nyebelin bisa bikin kamu bete abis, ya kan ? nah, di jaman sekarang ini
cari sahabat sejati ternyata gampang-gampang susah,lho. Gi mana sih
caranya mengenali temen yang bener-bener sahabat sejati dengan yang
bukan? Jangan khawatir, bacaan ini akan mengungkapkan rahasianya!
Selamat.Temen segala suasanaMeskipun banyak temen yang kamu temui di
dunia gaul ini, tapi nggak banyak lho yang akan selalu ada di saat kamu
sedih atau susah. Memang ada sebagian orang yang cocoknya dijadiin temen
seneng-seneng aja atau sekedar temen jalan. Tapi, ada juga tipe temen
yang bisa kamu ajak berbagi di dalam suka atau duka. Nah, kalo ngaku
sahabat sejati, temenmu pasti siap berada disampingmu ketika kamu
membutuhkan.Bisa jaga rahasiaSebagai remaja, pasti dong kamu pernah
cerita tentang perasaan atau hal-hal pribadi kamu sama temen. Tapi,
hati-hati lho, kalo kamu cerita ke sembarang orang bisa2 cerita itu bisa
jadi bahan gosip di sekolah. Kalo itu yang terjadi, bisa dibilang
temenmu itu bukan sahabat sejati. Lain halnya bila ia bisa menjadi
pendengar yang baik dan siap menjaga kepercayaanmu. Itu baru namanya
SAHABAT SEJATIPEKATentu adakalanya dalam hidup ini kamu ngerasa down
banget dan harus minta tolong sama siapa. Temen sejati biasanya akan
peka dan peduli pada situasi sesperti ini. Idealnya, tanpa kamu mintapun
ia akan bertanya atau menawarkan bantuan. Misalnya, “kamu kok keliatan
lain belakangan ini, jeff. Ada masalah apa? Apa yang bisa aku
bantu?”TULUSTemen yang bener-bener sejati nggak akan menohok dari
belakang. Jadi, pandai-pandailah membaca gelagat dan sikap
temen-temenmu. Jika ada yang bermuka dua, mendingan kamu nggak usah kamu
terlalu akrab deh.AWAS, SI TUKANG KRITIKBisa jadi kamu punya temen
model ini, selalu mengkritik orang lain mulai dari urusan penampilan
sampai pelajaran. Di matanya, selallu aja ada yang kurang. Mungkin ia
bermaksud jujur dan terbuka. Tapi cara nasehatinnya udah kayak nenek
yang paling tahu segala-galanya. Pasti jadi sebel juga kan ? coba deh
kamu siasatin , kalau dia mulai usil bilang aja.TAKE AND GIVESahabat
yang baik tentunya mau menerima dan memberi atau istilah kerennya take
and give. Sebel juga kan kalau ada temen kita yang selalu minta diberi,
tapi gilirannya dia malah meluntarkan segudang alasan yang intinya
menolak untuk membantu. Wah, karakter temen seperti itu sulit kita sebut
sahabat sejati. Tapi, sebaiknya kamu nggak usah balas berlaku sama,
cukup beri ia sindiran halus.MTAda loh sebagian orang yang tega
memanfaatkan temannya sendiri demi mencapai keinginan temenseperti itu
sering disebut makan teman atau MT. jadi, jangan kaget kalo ada temenmu
yang ngakunya mau jadi mak comblang buat kamu, tapi malah jadian sendiri
ma cewek yang kamu teksir. Nyebelin juga kan ? tapi, nggak usah kecewa
berkepanjanganlebih baik kamu tahu lebih awal bahwq temenmu itu bukan
sahabat sejati.HINDARI SI PENCURI IDEPernah Nggak Kamu punya temen yang
sering mencuri ide orang lain? Wah, hati-hati aja, bisa2 ide yang kamu
lontarkan dia akui sebgai idenya sendiri. Padahal, idea tau gagasan itu
mahal lho ? bila kamu kebetulanmenemukan temen seperti ini, sebaiknya
jangan menceritakan ide-ide kretifmu padanya. Simpan gagasanmu dan
batasi obrolan pada hal-hal yang penting. Temen kayak gini emang bukan
sahabat sejati deh.NO SMOKING, PLEASEUntungnya kamu termasuk cowok yang
nggak suka merokok. Tapi, gi mana kalo salah satu temenmu ada yang
perokok berat ? bisa2 kamu malah jadi serba salah. Mau negur nggak enak,
sebab itu kan hak dia juga. Tapi kalo nggak ditegur, asap rokoknya bisa
bikin kamu susah napas. Gimana ya ? coba aja di tegur. Kalo dia temen
yang baik, dia pasti menghormati kamu. Kalo nggak ? tak perlu repot2,
tinggalin aja.KEBIASAAN KECIL YANG MENGGANGUKadang2, temen kita punya
kebiasaan sepele yang lama-lama bisa nyeselin juga. Misalnya, kebiasaan
pinjam uang receh terus menerus atau selalu makan makanan yang kamu
punya. Kamu tahu dia nggak bermaksud jelek. Tapi, gi mana ngasi taunya
supaya dia nggak tersinggung? Bilang aja ma temenmu dengan gaya
bercanda. Kalo dia temen yang baik pasti dia cukup mengerti dan mau
mengubah sikapnya.ANTARA COWOK DAN SAHABATApa jadinya kalo kamu dan
sahabatmu naksir cowok yang sama? Mau nggak mau, pasti ada rasa
persaingan. Jika salah satu mendapatkan si cowok yang ditaksir, tentu
ada yang kecewa dan patah hati. Kasus seperti ini emang gampang-gampang
susah. Biar nggak ada ganjalan dihati sebaiknya kamu berbicara dari hati
ke hati dengan sahabatmu. Dari situl, kalian bisa saling mengukur
perasaan masing-masing dan mempertimbangkan apakah si cowok tadi emang
pantas diperebutkan. Jika temenmu itu emang sahabat sejatimudia pasti
mendukung seandainya kamu berhasil mendapatkan cowok yang
dimaksud.PLIN-PLANPunya temen yang plin-plan kadang nyebeliln juga. Tmen
kayak biasanya nggak berpendirian dan sikapnya suka berubah-ubah. Tapi,
jangan keburu emosi dulu. Kamu bisa teliti lebih jauh ketulusannya
sebagai teman. Kalo dia bertingkah laku seperti itu semata-mata nggak
terbiasa ngambil sikap dan keputusan, kamu justru membantu dia supaya
lebih baik. Tapi, kalo emang dasarnya dia emang bermuka dua, lebih baik
bye-bye aja.BERCANDA KELEWATANPernah nggak berteman sama orang yang
bocor abisdan tukang ngebanyol? Asyiknya, pasti suasana jadi rame dan
nggak ngebosenin. Tapi, jeleknya, kalo bercandanya kelewatan dan
bawa-bawa urusan fisik segala, lama-lama bisa bete juga tuh. So, gi mana
ngadepinnya, ya ? coba deh ajak dia ngomong lebih serius, bilang kamu
nggak nyaman kalo dikadiin bahan jokenya. Kalo dia emang temen sejati,
pasti dia bakal ngerti kamu.TEMAN PREMANAda juga lho temen yang tingkah
laku dan langkah bicaranya kaya preman gitu. Biasanya orangnya cuek,
berani, dan nggak segan mengeluarkan sumpah serapah atau kata-kata kasar
lainnya. Kalo kamu nggak terbiasa, pasti kaget berat. Tapi tunggu dulu,
tamen seperti ini ada juga yang aslinya berhati tulus dan setia kawan
loh. Namun, kalo ternyata emang pada dasarnya dia temperamen dan nggak
bisa mengendalikan emosi, sebaiknya kamu berhati-hati. Tapi tetap
tanggapin dia dengan sopan ya ?NGGAK EGOISWajar sih kalo setiap orang
punya egoisme masing-masnig. Kita juga pasti begitu. Tapi, kalo temen
kita selalu saja mengutamakan kepentingan dirinya dan nggak peduli sama
kepentingan orang lain, bahkan kepentingan temennya sekalipun, maka
sullit baginya untuk dapat dikatakan sahabat sejati. So, coba
ingat-ingat sahabatmu saat ini, bisakah mereka jadi temen yang toleran
pada kepentingan sahabatnya?TENTANG GAYA HIDUPTernyata, kamu baru kalo
temenmu sangat suka denga kehidupan malam. Pergi dugem (dunia gemerlap)
ke klub-klub atau ke kafe-kafe di pusat kokta sudah jadi acara rutinnya
setiap hari. Gaya hidup ini mungkin akan membuat kamu terkejutkalo kamu
sama sekali nggak terbiasa. Nggak perlu bingung, jika ngerasa nggak
cocok ngikutin gaya hidupnya, kamu nggak harus memaksakan diri. Tetaplah
menjalin pertemanan dengannya, sekalipun tak sedekat sahabat. Siapa
tahu dia bisa jadi temen ngobrol yang asyik untuk hal-hal
tertentu.PLAYGIRLSBisa jadi diantar temen-temen gaulmu, ada yang hobinya
gonta-ganti cowok buat having fun doang. Kalo udah bosen, tu cowok
nggak ragu-ragu dia tinggalin. Melihat itu, mungkin hati kecilmu ngerasa
nggak setuju, tapi harus berbuat apa ya ? coba deh nasehatin dia. Kalo
temen ini emang sahabat sejati, dia pasti mau ngedengerin saran positif
darimu.NGGAK BOSSYSiapa sih yang suka sama oorang yang sok penting dan
suka maen perintah sana sini ? meskipun orangnya cakep atau tajir abis,
tapi kalo gayanya bossy banget, siapa yang betah dket-deket? Jadi, kalo
kamu ketemu temen model ‘penjajah’ seperti ini, jelas susah deh buat
dijadiin temen sejati.PARIS HILTON WANNABEAda nggak temen kamu yang
modis abis dan penampilannya selalu sempurna ? ke mana-mana pakai baju
matching, sepatu hak tinggi, tas merek ternama, rambut trend terbaru dan
wajah mulus bak porselen. Memang keren sih ? tapi lama-lama pusing juga
ngeliatnya kalo dia selalu dandan berlebihan. Sekali-sekali coba
lontarkan pendapat kamu tentang dia. Tentu saja denga bahasa yang enak
didengar. Kalo dia bisa terbuka terhadap saran orang lain, berarti dia
bisa jadi temen yang asyik.MAU MENERIMA MASUKANKita pasti pernah diberi
saran atau kritik dai orang lain. Bagaimanapun juga, setiap orang nggak
ada yang sempurna. Jadi, kritik dan saran itu adalah hal yang biasa
dalam hidup. Nah, cara temen kita nanggapin kritik dan saran ini bisa
kita jadikan acuan untuk melihat apakah dia sahabat sejasti atau bukan.
Jika dia nanggapin dengan positif dan mau menjadi lebih baik, itu
tandanya dia itu pribadi yang terbuka. Tapi, kalo dia marah-marah dan
jadi tambah menyebalkan, buang waktu deh bertemen dengannya.MENGKRITIK
DENGAN ASYIKMengungkapkan kiritik atau mengungkapkan hal yang tak kamu
suka dari diri seseorang memang bukan perkara gampang. Apaagi kalo
dikritik termasuk orang yang sensi atau cepat tersinggung. Nah, sahabat
yang baik pasti akan menyampaikan masukannya dengan bijak. Yang paling
oke sih dengan memilih waktu yang tepat dan kata-kata yang tepat. Kalo
disampikan dengan asyik, kritik bahkan bisa membuat poersahabatan makin
akrab lho.BEDA STATUSZaman sekarang, bersahabat dengan teman yang beda
status sosial ekonomi udah biasa kok. Kuncinya, masing-masing pihak bisa
saling menghargai dan nggak saling curiga. Dengan sikap yang oke,
status seharusnya nggak jadi penghalang!MUDAH TERPENGARUHTemen yang
gampang terbawa arus juga ada lho. Dengan gosip sedikit aja, dia
langsung parcaya. Atau, dengar orang lain ngjelekin temennya sendiri,
dia langsung mudah berpihak. Padahal, dia belum cek sendiri kebenaran
persoalannya. Kalo ngadepin temen kayak gini, coba deh kasih pengertian.
Jika tetapa susah diajak bicara, mungkin sebaiknya kamu cari temen yang
lain yasng lebih positif dan lebih setia kawan.PERSAINGAN NGGAK
SEHATSebenarnya, persaingan itu bagus untuk memacu diri kita. Tapi kalo
udah nggak seha, itu namanya nggak asyik lagi. Nah, kalo temen kamu
selalu ngebanding-bandingin dirinya sama kamu, lalu diam-diam ngejatuhin
kamu dari belakang, itu tandanya persaingan sudah menuju ke arah yang
nggak sehat. Sebaiknya, ingetin tmen kamu supaya berasaing secara fair.
Kalo nggak mempan juga, buktikan aja dirimu lebih baik dengan
menunjukkan sikap dan prestasi yang jauh lebih hebat daripada dia.SI
TUKANG NGELUHBayangin deh kalo punya temen yang kerjanya ngeluh melulu
setiap ketemu kamu. Pasti otak kamu jadi ikut pusing kan ? kalo dia
curhat sekali-sekali tentang masalahnya, itu sih wajar, sebagai temen
kita wajib menjadi pendengar yang baik. Tapi kalo isi hidupnya hanya
keluh kesah semua, itu tandanya ada yang nggak beres. Coba deh ingetin
dia supaya berfikir lebih positif. Dengan demikian, pertemanan kalian
bisa jadi prsahabatan sejati yang mengasikkan.JADI PENDENGAR YANG
BAIKKalo kita sedang dirundung masalah, tau nggak sih apa yang petama
kali pengen kita lakukan? Betul banget, cerita kepada seseorang tentang
kesedihan atau kekhawatiran kita. Nah, sahabat yang baik seharusnya bisa
memahami hal ini. Seorang sahabat akan siap menyediakan telinganya
untuk mendengar dan bersedia memberikan bahunya sebagai teapat
bersandar. Nggak harus membantu memberikan solusi kok. Jadi pendengar
yang baik aja udah pasti sangat berarti buat temenmu.HINDARI JAM
KARETKamu janjian mau nomat (nonton hemat) sama temenmu di mall jam satu
siang. Tiba2 dia baru nongol lewat dari jam dua. Duh, kesel banget
nggak sih? Udah nungguin satu jam lebih, ketinggalan nonton film, tambah
lagi temenmu muncul sambil senyum2 nggak berdosa. Kalo hal seperti ini
udah jadi kebiasaan, sebaiknya kamu berbicara dengannya, beri dia
pengertian agar lebih menghargai waktu dan menghormati janji dengan
orang lain. Bila perlu, setiap kali janji sama temenmu, ingetkan dia
beberapa jam sebelumnya, kalo dia ada niat untuk berubah, tandanya
kalian masih cocok untuk jadi teman sejati.SI TUKANG DEBATTerkadang, ada
juga temen kita yang hobinya menentang ide-ide atau argumentasi yang
kita sampaikan. Apapun topiknya, dia ingin selalu bersebrangan pendapat
denga orang lain. Ditambah lagi, dia suka memotong ucapan orang saat
berbicara. Capek juga ya kalo harus berebat terus? Mau ngalah, tapi
rasanya kesel juga. Nah. Sekali waktu kamu boleh den ingetin
diaMENYIASATI PERBEDAANPasti temen gaulmu nggak Cuma satu, kan? Di usia
seperti kamu, wajar jika punya genk yang bisa kamu jadiin tempat curhat
atau ngobrol. Nah, diantara kelompok temen-temenmu itu, tentu ada
pwerbedaan latar belakang, sifat, kemampuan, atau kebiasaan. Kalo ingin
hubungan persahabatan tetap oke, kuncinya adalah saling menghargai.
Jangan ada perasaan yang satu lebih hebat dari yang lain.JAGA MOODBerabe
juga kalo punya temen yang susah ditebak suasana hatinya. Sekali waktu
semangat banget, tapi semenit kemudian males bener ngapa-ngapain. Dengan
sifat moodnya yang tak terkontrol, bisa2 janji atau rencana yang udah
disusun jadi hancur berantakan. Menghadapi temen seperti ini, kamu harus
sabar. Pelan-pelan beri dia pengertian bahwa kita sendirilah yang harus
menciptakan dan mengndalikan mood kita. Bukan sebaliknya.NGGAK
PILIH-PILIHMemilih temen gaul yang sifat dan prilakunya positif, itu
harus. Tapi kalo pilih2 temen berdasarkan status, kekayaan atau fisik,
itu sih namanya nggak asyik. Dunia ini kan isinya beragam dan nggak
semua orang dilahirkan beruntung. So, kalo temenmu selau menilai sesuatu
hanya dari luarnya saja, kayaknya dia sulit deh di jadiin temen
sejati.TETAP MANDIRIPunya sahabat sejati nggak harus kehilangan
jatidiri. Apalagi, sampai segala sesuatu harus tergantung sama temen.
Mau ngapaen ja harus sama temen. Repot kan ? nah, kalo ada temenmu yang
seperti ini, coba deh kasih pengertian pelan-pelan. Itu semua demi
kebaikannya juga, dengan begitu, persahabatanmu dengannya bisa makin
asyik.SAY NO TO DRUGBagaimanapun jika suatu hari kamu dapati temenmu
sebagai pengguna narkoba? Meskipun dia nggak pernah ngajak kamu
mengikuti jejaknya. Tapi, sebaiknya kamu nggak tinggal diam melihat
situasi ini. Jangan menjauhi, tapi jangan pula terlibat terlalu dekat
dengan komunitas penggunanya. Sebisa mungkin ajak dia meninggalkan
kebiasaan buruk itu. Jika terlalu sulit bagimu untuk mengubahnya
beritahukanlah pada orang tuanya atau pada orang dewasa lain yang bisa
member saran.KALO TEMEN NGGAK MAU KALAHDiantara temen-temenmu mungkin
ada yang sangat ambisius dan selalu ingin tampil sebagai yang terdepan
di berbagai kesempatan. Dialah yang harus menonjol. Terkadang, dia pun
tak segan membangga-banggakan dirinya. Nah, kalo kamu menghadapi tipe
teman seperti ini, sebaiknya hati-hati. Selidiki apakah karakternya
memang seperti itu. Bila dia emang masih bisa berubah ingatkan dia.
Tapi, kalo udah nggak ada harapan lagi, mendingan nggak usah jadi
sahabat deh.PAHAMI KARAKTERTeman yang baik pasti berusaha memahami
karakter, kebiasaan, dan selera sahabatnya. Bila menghadapi temen yang
berperasaan sensitive da n berperasaan halus, bicara dengan hati2 agar
teman tak mudah tersinggung. Di sisi lain, ketika menghadapi teman yang
terbiasa tegas dan blak-blakan, ia akan bicara langsung dan to the
point. Intinya, agar persahatan bisa langgeng, masing-masing pihak harus
menyesuaikan diri dengan karakter sahabatnya.JANGAN LUPA TEMENPernah
nggak kamu ngalamin situasi seperti ini? Sahabatmu yasng kamu kenal lama
tiba2 jadi jauh karena dia tmen baru atau pacar baru. Bete, kan? Tapi
tenang aja, teman seperti ini biasanya cukup diingetin kok. Kalo dia
emang sahabat sejati, tentu dia akan mengintrospeksi diri. Pasti dia
nggak ingin kehilangan sahabatnya.NGGAK IRI HATITemen yang asyik pastio
akan ikut senang salo lihat sahabatnya maju. Sebaliknya, kalo temenmu
ternyata sebel atau nggak suka bila kamubesrporestasi lebih hebat
daripada dirinya, kamu pantas berhati-hati. Dalam hidup ini memang akan
selalu ada persaingan. Tapi kalo udah melibatkan rasa dengki dan iri
hati, itu namanya uah nggak sehat lagi. Sebaiknya, siap-siap aja deh
cari sahabat yang lain.MEMBERI SEMANGATSahabat sejati pasti akan selalu
siap memberi kamu semangat agar kamu lebih maju dan berprestasi. Sebagai
teman, memang sudah sepantasnya saling mendukung ke arah hal-hal yang
positif. Jadi, kalo kamu punya temen yang suportif seperti ini, nggak
usah ragu, jadikan dia sahabat sejatimu.!MENGINGATKAN SAAT KELIRUSebagai
manusia, pasti dong kita pernah membuat kesalahan atau kekeliruan. Nah,
sahabat yang oke dan peduli pada teman, tentu nggak akan tinggal
diamketika melihat sahabatnya melakukan kekeliruan. Apabila hal itu
dilakukan tanpa sadar, bila teman kita tak mau ambil pusing di saat kita
mengambil langkah yang salah, itu sama saja menjerumuskan. So, sebagai
sahabat yang baik, sudah sepantasnya untuk mengingatkan teman di kala
dia berbuat keliru.NGGAK MENJERUMUSKANSahabat yang baik nggak akan
menjerumuskan temannya ke hal-hal yang negatif. Berbuat negatif untuk
diri sendiri saja sudah merupakan suatu kekeliruan, apalagi kalo sampe
membuat orang lain iklut terbawa. Jadi, bila ada temenmu yang mengajakmu
melakukan hal-hal yang nggak bener, sudah pasti dia bukan lsahabat
sejatimu.MENULARKAN KEBIASAAN POSITIFSahabat yang benar-benar sejati
akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik. Sahabat yang asyik
akan menginspirasi kita dan membuat kita terpacu untuk berbuat yang
terbaik dalam hidup. Kalo kamu memilliki persahabatan seperti ini,
niscaya kamu dan sahabatmu dapat lebih maju dan berkembang di kemudian
hari. Sekaligus tetap punya teman akrab sampai tua nanti.JANGAN
SOMBONGSifat sombong bisa merusak persahabatan lho. Meskipun temenmu
punya banyak kelebihan dan prestasidibandingkan kamu. Tapi kalo sikapnya
angkuh dan tinggi hati, siapa yang betah berteman akrab dengannya? So,
kalo temenmu ternyata punya penyakit sombong yang udah kronis, mendingan
waspada deh. Orang seperti itu sulit dijadikan sahabat sejati.TEPATI
JANJIOrang bilang janji adalah hutang. Yang jelas, seberapa teguhnya
kita memegang janji bisa dijadikan patokan bagi orang lain untuk menilai
diri kita. Kalo kita udah janji sama temen kalo kita bakal bantuin dia
belajar buat ulangan umum, maka, sebaiknya janji itu benar-benar
ditepati. Kebayang kan kalo temen kita keseringan umbar janji. Tapi
jarang ditepati. Pasti kita jadi sulit percaya lagi pada omongannya.
Nah, kepercayaan yang sudah rusak itu lama-kelamaan bisa jadi bom waktu
yang merusak persahabatan.PILIH KATA-KATA YANG ASYIKMungkin hal ini
kedengaran sepele, tapi sebenarnya sangat berarti lho. Suatu
persahabatan bisa retak, gara-gara salah satu pihak nggak hati-hati
dengan ucapannya. Misalnya, kita memberi tahu teman bahwa bau badannya
agak mengganggu. Tapi karena nggak memilih ucapan dengan bijak jati
salah. Jadi, sebagai tmen kita harus pinter-pinter berkomunikasi dengan
asyik.INGAT HARI-HARI PENTINGPasti dong kamu pengen temn-temenmu
ngucapin selamat di hari ulang tahunmu. Bayangin aja kalo pas ulang
tahun nggak ada temen kita yang peduli, pati sedih kan? Nah, sebagai
sahabat yang baik sudah sepatutnya kita inget hari-hari yang penting
bagi sahabat kita. Wajar kalo seorang sahabat ngasi selamat di hari
ulang tahun atau hadir saat temennya dinobatkan menjadi pemengang dalam
lomba cerpen. Sebaliknya, kalo temenmu acuh tak acuh saja, patut kamu
pertanyakan apakah dia betul-betul sahabat sejatimu?PERTIMBANGKAN
PERASAAN TEMANKebayang nggak sih kalo sahabat kita jadian sama mantan
cowok kita? Atau gi mana ya kalo temen kita ternyata menyebarluaskan
curhat kita tentang masalah pribadi? Meskipun kamu nggak pernah secara
langsung melarangnya. Tapi, sebagai sahabat seharusnya dia tahu apa yang
sekiranya bakal melukai perasaanmu. Bila ternyata temenmu sering
membuatmu kecewa, coba teliti lagi niat tulusnya untuk bersahabat
denganmu.AKRAB DENGAN KELUARGANYARuang lingkup persahabatan biasanya
nggak bisa dipisahkan dari ruang lingkup keluarganya. Kalo kita udah
berteman lama dan akrab denga seseorang, umumnya kita juga akan dikenal
di lingkungan keluarganya. So, sahabat yang baik sudah sepantasnya
menjaga sikap. Hargailah anggota keluarga sahabat kita. Dengan
menghargai keluarganya, berarti kitapun menghargai persahabatan yang
kita jalin. Sebaliknya, kalo temenmu nggak sopan atau kurang ajar sama
kelurgamu, tandanya dia belum siap jadi sahabat sejatimu.MENERIMA APA
ADANYAMenjadi teman akrab bukan berarti ikut campur dalam setiap aspek
kehidupan sahabat kita. Kita memang patut memberi saran dan masukan
dalam hal-hal tertentu, tapi bukan berarti kita mengubah sahabat kita
menjadi seseorang yang sesuai dengan keinginan kita. Biarkan temen kita
menjadi dirinya sendiri. Terima kekurangan dan kelebihannya, sebagaimana
ia menerimamu apa adanya.SUDAHKAH KAMU JADI SAHABAT YANG BAIKJadi temen
atau sahabat yang tulus, penuh perhatian, dan setia, memang nggak
mudah. Mungkin mudah bagi kita untuk menuntut, tapi nggak mudah untuk
melakukannya. Jadi, sebelum kamu mengharap agar temenmu menjadi sahabta
yang care, bisa dipercaya, mau berkorban dll, kamu harus lebih dulu
menjadi sahabat seperti itu. Percayalah, bila kamu berusaha menjadi
temen yang baik, kamu pasti akan mendapat sahabat yang baik pula.
Langganan:
Postingan (Atom)